Diduga Depresi Seorang Pria Akhiri Hidupnya Dengan Seutas Tali, Ini Harapan Bhabinkamtibmas Cegah Kasus Serupa
- IdeNews | Rudi Tanjung -
- Kamis, 16 April 2026
Bhabinkamtibmas Kelurahan Cibadak Aipda Emin Tukimin cek TKP Gandir di Kampung Lingkungsari Kelurahan Cibadak Sukabumi (Dok: IdeNews.id)
Rudi Tanjung Kabiro Sukabumi
SUKABUMI|IdeNews.id - Diduga depresi seorang pria berinisial AM (40) Warga Kampung Lingkungsari RT 04/21 Kelurahan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, akhiri hidupnya dengan seutas tali, Rabu (15/04/2026) malam di rumahnya.
Korban AM diketahui pihak keluarga sudah tergantung disalah satu ruangan sekitar pukul 22:00 WIB. Kejadian tersebut tentu saja membuat pihak keluarga kaget hingga menghubungi pihak berwajib.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Cibadak Aipda Emin Tukimin setelah mendapat informasi warga, langsung mendatangi rumah korban dan berkordinasi dengan unit Reskrim Polsek Cibadak.
Menurut keterangan Aipda Emin, kepada media ini, berdasarkan hasil assessment dan keterangan saksi-saksi, bahwa yang bersangkutan terlihat depresi beberapa hari sebelum kejadian.
"Dari keterangan saksi pihak keluarga IY (45), korban diketahui bekerja di wilayah desa tetangga, namun dalam beberapa hari ini, ia sering terlihat murung dan berbicara sendiri, diduga mungkin mengalami depresi hingga mengakhiri hidupnya," ungkap Aipda Emin di Polsek Cibadak, Kamis (16/04).
Setelah mendatangi TKP, Aipda Emin langsung berkordinasi dengan unit Reskrim Polsek Cibadak guna menindaklanjuti temuan tersebut, namun dalam hal ini, pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi kepada korban, hingga korban dimakamkan secara layak di lokasi pemakaman umum terdekat.
"Pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi oleh petugas dan tidak ada hal yang mencurigakan pada jenazah korban," kata Aipda Emin.
Aipda Emin berharap kepada warga binaan di kelurahan Cibadak, agar pihak keluarga selalu memperhatikan anggota keluarga lainnya, guna meminimalisir kejadian serupa.
"Keluarga merupakan garda terdepan dalam meminimalisir kejadian ini, pendekatan yang humanis antar anggota keluarga menjadi kunci keberhasilan dalam menindaklanjuti semua permasalahan," pungkasnya.
