BOS SULE Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya Hingga 2028
- IdeNews | Rudi Tanjung -
- Sabtu, 18 Juli 2026
Para pengurus dan panitia kegiatan serta tamu undangan berfoto bersama usai kegiatan pelantikan pengurus SMSI Sukabumi Raya Masa Bhakti 2025/2028 (Dok: Istimewa)
Rudi Tanjung Kabiro Sukabumi
SUKABUMI|IdeNews.id – Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sukabumi Raya masa bakti 2025–2028 resmi dilantik di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Sabtu (18/7/2026). Pelantikan diawali dengan gelar budaya Sunda dan berlangsung khidmat.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua SMSI Jawa Barat Hardiyansyah dan Sekretaris Ahmad Syukri. Acara dilanjutkan dengan pembacaan ikrar janji pengurus dan penyerahan bendera pataka SMSI.
Turut hadir Anggota DPR RI Komisi IX Zainul Munasichin, perwakilan Anggota DPR RI Heri Gunawan, perwakilan Bupati Sukabumi Kepala Diskominfosan Yulipri, Korwil BIN Sukabumi Aam Abdul Salam, perwakilan Dandim 0607 Kota Sukabumi, Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi, MUI, akademisi, tokoh pers, tokoh masyarakat, serta perwakilan perusahaan media anggota SMSI.
Kepengurusan Baru untuk periode 2025–2028, Eman Sulaeman atau Kang Sule kembali dipercaya sebagai Ketua SMSI Sukabumi Raya. Ia didampingi Ariswanto sebagai Sekretaris dan Siti Ratna Maymunah sebagai Bendahara, bersama jajaran pengurus lainnya.
Dalam sambutannya, Kang Sule menegaskan pelantikan ini bukan sekadar seremonial.
"Kami berkomitmen memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan kapasitas SDM, dan menegakkan kode etik jurnalistik secara konsisten. Pers harus jadi mitra konstruktif sekaligus kontrol sosial yang independen. Kami juga siap ikut melawan penyebaran hoaks," tegasnya.
Adapun program prioritas SMSI Sukabumi Raya 2025–2028 adalah meningkatkan pelatihan dan peningkatan kompetensi jurnalistik, perlindungan profesi wartawan, penguatan kemitraan dengan pemerintah dan dunia usaha, dan edukasi publik tentang pentingnya informasi akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kepala Diskominfosan Kabupaten Sukabumi, Yulipri memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini dengan baik, terbentuknya kepengurusan baru SMSI.
"Mari bersinergi membangun daerah dengan prinsip kebebasan pers yang profesional dan bertanggung jawab," harapnya.
Sementara, anggota DPR RI Komisi IX Zainul Munasichin menyoroti kesejahteraan pekerja media.
"Perusahaan media harus memenuhi hak-hak pekerja seperti BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan," ujarnya.
Ia juga mendorong media anggota SMSI memanfaatkan platform digital dan media sosial sebagai sumber pendapatan tambahan di tengah tantangan industri pers saat ini.
"Dengan memanfaatkan plafon ruang digital tentu akan mendapatkan tambahan penghasilan bagi perusahaan media," kata dia.
Acara ditutup dengan pembacaan janji pengurus dan sesi foto bersama. Ini menjadi awal perjalanan SMSI Sukabumi Raya periode 2025–2028 untuk memperkuat ekosistem pers yang profesional, independen, dan berkualitas.
